Sebelum pelaksanaan Musrenbang RPJM Desa, Kepala Desa terpilih wajib menyusun Naskah Visi Misi Kepala Desa yang komprehensif. Dokumen ini bukan sekadar formalitas saat kampanye, melainkan menjadi indikator utama dalam penilaian skoring prioritas perencanaan pembangunan selama enam tahun masa jabatan. Visi dan misi ini harus mampu menerjemahkan cita-cita politik Kepala Desa menjadi program kerja nyata yang sinkron dengan kebutuhan objektif masyarakat desa.
Dalam forum Musyawarah Desa, setiap usulan kegiatan akan diuji kelayakannya melalui sistem pembobotan atau skoring. Kesesuaian antara usulan masyarakat dengan naskah visi misi yang telah disusun menjadi bobot nilai tertinggi dalam menentukan apakah suatu kegiatan layak masuk ke dalam struktur APB Desa di masa mendatang. Oleh karena itu, naskah ini harus disusun secara matang agar mampu mengakomodasi aspirasi warga sekaligus tetap berada pada rel pembangunan yang telah direncanakan.
Dalam Musyawarah Desa, penentuan prioritas program didasarkan pada indikator skoring sebagai berikut:
Visi adalah gambaran ideal atau cita-cita mengenai keadaan masa depan yang ingin diwujudkan dalam jangka waktu 6 (enam) tahun masa jabatan. Visi yang baik harus disusun dengan mempertimbangkan potensi sumber daya alam serta kebutuhan mendesak desa. Sedangkan Misi adalah langkah-langkah strategis atau upaya nyata yang akan ditempuh untuk mewujudkan visi tersebut melalui program-program pembangunan, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat.
Penyusunan visi dan misi di desa dilakukan dengan pendekatan partisipatif. Hal ini melibatkan pihak-pihak berkepentingan seperti Pemerintah Desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, lembaga kemasyarakatan desa (LKD), serta keterwakilan kelompok perempuan dan masyarakat miskin. Dengan melibatkan banyak pihak, visi misi yang dihasilkan tidak bersifat top-down, melainkan menjadi milik bersama seluruh warga desa.
Naskah visi misi yang tertulis memberikan kepastian arah pembangunan bagi Tim Penyusun RPJM Desa. Dokumen ini berfungsi sebagai filter bagi tim dalam menyaring ribuan usulan dari tingkat dusun agar tetap fokus pada target jangka menengah desa. Tanpa naskah visi misi yang jelas, perencanaan desa berisiko kehilangan arah dan hanya menjadi daftar keinginan tanpa prioritas yang kuat untuk mencapai kemandirian desa.
Naskah Visi Misi Kepala Desa adalah nyawa dari dokumen RPJM Desa. Melalui integrasi antara janji politik, data SDGs Desa, dan usulan partisipatif warga, visi misi ini menjadi kompas yang mengarahkan desa menuju kesejahteraan. Kedisiplinan dalam menerapkan skoring berdasarkan naskah visi misi akan menjamin bahwa setiap rupiah anggaran desa digunakan secara efektif untuk mewujudkan perubahan nyata di masa depan.
Info!Untuk lebih jelas bagaimana cara menyusun . Anda download dan pelajari dalam pedoman teknis RPJM Desa yang disusun oleh Kru Cipta Desa
Info!Simak dan dapatkan dokumen/file sesuai kebutuhan Desa Anda langsung dari ponsel! Akses Cipta Desa WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar perkembangan desa. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel Anda.
